Kamis, 01 November 2018

Jack Of The Lantern : Si Sosok Labu Seram Saat Perayaan Halloween


Pada saat perayaan Halloween mungkin kalian sering atau setidaknya menjumpai sosok sebuah labu dengan ciri khas ukiran yang menyerupai sebuah wajah manusia namun dengan versi seram dan ada cahaya lampu didalamnya. Perkenalkan sosok tersebut adalah Jack O’Lantern atau dengan lengkap “Jack Of The Lantern”.

Pada jaman dahulu pada perayaan Halloween tanggal 31 Oktober konon diyakini sebuah waktu dimana dunia orang mati dan dunia orang hidup terbuka tanpa ada batasan.  Para Peri dan Roh berkeliaran disekitar masyarakat. Sosok Jack yang direpresentasikan dalam sebuah gambar ukiran wajah seram didalam labu diyakini menjadi sosok roh jahat yang berkeliaran saat malam Halloween.

Sejarah

Berkisah ada sebuah desa di pinggiran Irlandia hidup seorang pria bernama Jack Stingy, pria tersebut terkenal dilingkungan masyrakat sebagai pria yang kurang baik, pemalas, kerap menipu, serta mencuri dirumah rumah masyarakat sekitar.

Pada suatu malam Jack Stingy mencuri dirumah seorang warga dan hal tersebut diketahui oleh masyarakat sekitar sehingga Jack menjadi seorang buronan malam tersebut. Karena dihinggapi rasa ketakutan akan di tangkap dan diadili maka Jack pergi jauh dan bersembunyi disebuah gua. Namun sialnya pada saat bersembunyi Jack bertemu dengan iblis yang akan mencabut nyawanya dan akan membawanya ke neraka atas segala pertanggung jawaban yang telah dia lakukan didunia. Karna Jack tidak ingin pergi ke neraka Jack berpikir keras dan membohongi Iblis dengan membuat sebuah negosiasi untuk membayar hutangnya pada masyarakat atas pencurian dan kejahatan yang telah dia lakukan. Karena iblis iba maka iblis mengabulkanya. Lantas Jack memberikan sebuah permintaan agar Iblis menjadi buah koin dan koin tersebut akan diberikan kepada orang-orang yang sudah Jack rugikan, maka Iblis setuju.

Rencana Jack berhasil, saat Iblis berubah menjadi koin. Jack memasukan koin tersebut kedalam dompetnya dan dompet tersebut diberikan sebuah Salib. Sehingga Iblis terjebak dan tidak bisa keluar. Iblis berteriak dan memohon kepada Jack agar dapat dilepaskan, Jack setuju namun dengan sebuah perjanjian jika Jack sudah melepaskan Iblis maka Iblis tidak boleh membawanya ke neraka. Setelah kesepakatan terjadi pada perjanjian tersebut Jack melepaskan Iblis. Dan Jack selamat.
Semua makhluk hidup pasti akan menemui kematian itulah adalah fakta yang kita yakini sampai sekarang, begitupula yang terjadi pada Jack. Ketika Jack meninggal Jack mencoba pergi ke surga namun ditolak oleh malaikat karna Jack dipenuhi dengan dosa yang telah dia lakukan ketika hidup didunia. Maka malaikat menyuruh Jack pergi ke Iblis dan masuk ke neraka karna tempat tersebutlah yang pantas untuk Jack.

Datanglah Jack bertemu dengan Iblis, dengan tertawa Iblis menanti Jack sambil menggoda akan perihnya neraka yang akan dia jumpai.
Namun Jack berkata “bukankah kau sudah berjanji waktu itu padaku setelah kau kulepaskan kau tidak akan membawaku ke neraka”,

Iblis ingat dan walaupun dia kejam, dia tidak pernah mengingkari janjinya. Maka Jack tak pernah masuk kedalam neraka maupun ke Surga. Dalam sebuah kehampaan arwah Jack sedih karna berada dalam kegelapaan dan mencoba meminta bantuan kepada Iblis untuk mendapatkan tempat peristirahatan yang tenang.

“Pergilah ke bumi, carikan tempat peristirahatan terbaikmu disana”, ucap Iblis.
“Aku tidak bisa pergi, karna untuk mencapai kesana jalannya begitu gelap, aku sangat takut dan hanya sendirian”, balas Jack.
Maka iblis memberi sebuah batu bara dari dalam neraka yang begitu panas dan mengerluarkan api yang tak bisa padam. Lantas berkata “Ambilah, gunakan ini sebagai penerangan untukmu sambil kau cari tempat terbaikmu disana dan carilah teman-temanmu disana agar kau tidak kesepian”.
Maka diambilah oleh Jack, dan dalam perjalanan Jack menemukan sebuah labu dan diukirlah sehingga membuat sebuah lentera. Sejak saat itu sosok Jack Of The Lantern bergentayangan di masyrakat dan mencoba mencari orang-orang seperti dirinya untuk menemaninya sampai hari kiamat nanti.

Begitulah kisah Jack Of The Lantern yang diyakini oleh semua orang sampai sekarang. Namun ada beberapa versi tersebar dimasyrakat namun dengan tujuan penyampaian yang sama.
Jack Of The Lantern pada akhirnya berakhir dalam sebuah kehampaan, arwahnya tidak pernah diterima oleh surga dan neraka. Sosok dirinya dalam sebuah labu digunakan dalam setiap rumah sebagai simbol penolakan yang diyakini agar Jack tidak bisa masuk ke rumah-rumah yang terdapat Labu Jack Of The Lantern.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar